ASASI (Asosiasi Akademisi Indonesia)

ASASI (Asosiasi Akademisi Indonesia)

Share

ASASI (Asosiasi Akademisi Indonesia) merupakan wadah berhimpun, berkomunikasi dan bekerjasama para akademisi di Indonesia.

28/10/2022
Mobile uploads 29/01/2022

▪Kisah Cinta B**g Hatta

Berbeda dengan Soekarno dimana ia sangat piawai dalam berbicara dengan wanita dan dikagumkan. Hatta justru dikenal dengan sosok pemalu bahkan dengan wanita sekalipun.

Didalam buku "Seratus Tahun B**g Hatta" yang tertulis oleh Meutia Farida Hatta yang tercantum bahwa B**g Hatta yang sudah berjuang untuk kebebasan dan Kemerdekaan Indonesia sejak muda ini dengan resiko bagaimanapun telah bersumpah tidak akan menikah selama Indonesia belum Merdeka.

Dengan adanya sumpah ini ia terus memegang prinsipnya dengan kuat, walaupun begitu hal ini bukan isapan jempol semata, dikatakan B**g Hatta pernah mengenal beberapa wanita jelita pada masa itu dan saat bersekolah di Belanda juga terdapat banyak mahasiswi ingin mendekatinya. Namun tetap saja Hatta tidak akan tergoda dengan ajakan menikah meskipun ada p**a usaha teman temannya untuk menjodohkan dirinya dengan wanita lain yang dikira cocok.

Ia yakin bahwa pendidikan yang sedang ia tempuh merupakan pondasi baginya dalam melepaskan Indonesia dari belenggu penjajah. Prinsip hidup Hatta muda itu nyatanya pernah menenggelamkan kisah cintanya dengan seorang perempuan cantik bernama Anni, anak Teuku Nurdin, penerjemah pemerintah Nangroe Aceh Darussalam. Anni bukan perempuan biasa, ia adalah seorang nasionalis, aktivis perempuan yang juga ikut andil dalam Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung. Keduanya lantas menjalin kasih hingga sudah bertunangan, namun Hatta dan Anni memutuskan untuk berpisah dan tak berjodoh hingga ke pelaminan karena pendirian Hatta yang masih kuat tentang pantang menikah sebelum Indonesia Merdeka akhirnya Anni kemudian menikah dengan kawan dekat B**g Karno, Abdul Rachim. Dari pernikahan tersebut Anni dikaruniai dua orang putri, Rachmi dan T**i.

Ketika impian perjuangan B**g Hatta terhadap Indonesia Merdeka terwujud pada 17 Agustus 1945, maka perjuangannya saat itu sudah mencapai final dan beralih ke urusan lain dimana yang salah satu ikrar yang telah ia janjikan "tidak akan menikah sebelum Indonesia Merdeka".

Setelah Indonesia Merdeka, Soekarno sempat khawatir dan gelisah melihat B**g Hatta yang masih terus lajang diusianya 40 tahunan bahkan ketika Indonesia sudah Merdeka. Oleh sebab itu Soekarno tidak mau melihat sahabat perjuangannya itu harus lajang seumur hidup maka Soekarno melakukan cara agar Hatta bisa menikah. Saat Soekarno menanyakan sosok perempuan yang memikat hatinya, nama Rahmi Rachim pun muncul yaitu anak pertama dari mantannya sendiri yaitu Anni.

B**g Hatta sempat ragu untuk mengungkapkan niatnya untuk meminang gadis pujaannya kepada sang sahabat, tetapi Soekarno demi cintanya Hatta maka Soekarno pun langsung melamar Rachmi untuk B**g Hatta.

Ditemani oleh R. Soeharto, keduanya mendatangi rumah Anni yang tentu terkejut karena lelaki yang dulu memutuskan kisah cinta dengannya kini justru melamar putrinya. Terlebih usia B**g Hatta dan putrinya terpaut cukup jauh, B**g Hatta kala itu berusia 43 tahun dan Rachmi baru menginjak usia 19 tahun. B**g Hatta tak ubahnya seperti om atau bahkan ayah bagi Rachmi.

Ia kemudian meminta waktu untuk berdiskusi dengan anak perempuannya tersebut sebelum menjawab lamaran. Sebelum berpamitan, B**g Karno kembali meyakinkan Anni, “Hatta orang yang baik. Ia pemimpin yang baik dan ia adalah teman baik saya sendiri.” B**g Karno juga menutup kunjungannya dengan berpesan pada sang calon, Rachmi, “Dia laki-laki yang baik dan berprinsip tinggi. Yakinlah kamu tidak akan kecewa.”

Akhirnya lewat bantuan sahabatnya yaitu Soekarno, Hatta pun mendapatkan pasangan hidupnya dimana keluarga Anni telah menerima lamaran tersebut. Keduanya menikah pada tanggal 18 November 1945 di Bogor, B**g Hatta telah menepati janjinya pada Indonesia yang berisi pantang menikah sebelum Indonesia merdeka. Kisah cinta B**g Hatta tak berhenti di situ saja, Mahar yang ia berikan pada Rachmi sungguh istimewa.

Sebuah buku berjudul Alam Pikiran Yunani, buku itu ia tulis ketika ia diasingkan di wilayah Digul sekitar tahun 1934. Rachmi memahami bahwa buku dan Hatta ibarat kepingan koin selalu bersama dan bersisian. Rachmi tak heran juga bahwa suaminya terkenal di Jepang dengan sebutan Gandhi dari Jawa.

Bukan hanya pintar, Hatta juga merupakan seseorang yang diduga romantis. Saat istrinya hendak melahirkan anak pertama, ia masuk ke kamar bersalin sambil membawa roti isi buatannya. Hatta juga selalu memberikan tempat di dalam mobil yang bebas dari terpaan sinar matahari saat berpergian dengan Rachmi. Keduanya telah dikaruniai 3 orang anak perempuan yaitu Meutia Farida Hatta, Gemala Rabi'ah Hatta, dan Halida Nuriah Hatta.

"Setiap kesempatan yang kami jalani bersama terasa indah dan berharga, seperti serangkaian permata yang berharga," kata Rahmi.

Referensi:

- Noer, Deliar. (2012). Mohammad Hatta: Hati Nurani Bangsa. Jakarta: Buku Kompas.

- Meutia Fardia Hatta. "Seratus Tahun B**g Hatta" (Jakarta. Kompas 2002).

~J

Photos from Masyarakat Mangrove Indonesia's post 26/11/2020
29/10/2020

Sudah pekan ke 11 di UNHAS, saatnya untuk kembali me-luring.....

TALENTA Publisher 16/10/2019

USU mengelola berbagai jurnal ilmiah dari berbagai bidang ilmu. Semuanya gratis dan open access.

Silakan berkunjung ke

https://talenta.usu.ac.id/

Kemudian kirimkan manuskripnya ke jurnal yang sesuai.

Terima kasih
Onrizal, Ph.D
Klinik Publikasi Ilmiah LP USU

TALENTA Publisher Jurnal Teknik Kimia USU, merupakan jurnal elektronik di bidang teknik kimia yang dikelola oleh Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara dan diterbitkan oleh Talenta Publisher (Universitas Sumatera Utara). Jurnal ini tidak terbatas pada publikasi ilmiah yang dihasilkan ole...

30/12/2018

MUSIBAH:
Kebakaran di Kampus ITB
Tadi sore 30 Desember 2018

09/12/2018
Mangrove, Ekosistem Penting Langka yang Semakin Terancam 13/08/2018

Mangrove, Ekosistem Penting Langka yang Semakin Terancam Hari Konservasi Ekosistem Mangrove Internasional (International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem) diperingati setiap tahunnya pada tanggal 26 Juli. Peringatan internasional ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pelestarian dan pemanfaatan…

07/06/2018
Rawa Singkil dulu 19/04/2018

Mau tahu kondisi rawa Singkil di awal tahun 1990an? Silakan layari

Rawa Singkil dulu Tahun 1992, Wim Giesen dkk memuplikasikan hasil surveynya pada lahan basah di Sumatera. Salah satu edisinya berisi kondisi kawasan dan keanekaragaman flora fauna Rawa Singkil yang kemudian sejak ta…

Want your business to be the top-listed Furniture Store in Makassar?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address

Makassar