15/10/2013
Sponsored by NESU Singapore
NESU mencegah penyerapan radiasi negatif dari perangkat telekomunikasi ke dalam tubuh manusia. Membantu melawan pancaran kabut elektromagnetik.
Today’s society is characterized by the use of hightech devices. As such, people are increasingly under the influence of electromagnetic fog or ambient fields with different frequencies, in their everyday lives. EMG radiation can cause a number of negative symptoms on the human body, including impaired concentration, headaches, chronic fatigue, endocrine system disorders, amongst many others. For
15/10/2013
Sponsored by NESU Singapore
15/10/2013
14/10/2013
Anak-anak Rentan Efek Radiasi Telepon Selular
Vemale.com - Ketika perkembangan telepon seluler semakin menawarkan fitur canggih, ternyata resiko yang diberikan juga semakin meningkat, terutama pada
anak-anak. Jika kita amati dengan baik, anak zaman sekarang sangat familier dengan telepon seluler.
Bahkan, anak usia SD pun sudah bisa mengoperasikan teknologi ini dengan sangat fasih. Mungkin Anda berpikir bahwa telepon seluler menjadi salah satu
kebutuhan buah hati Anda saat ini, yaitu untuk memudahkannya berkomunikasi dan membuat Anda semakin mudah untuk mengontrol keberadaan mereka.
Hanya saja, Anda mungkin lupa bahwa telepon seluler memiliki efek radiasi yang berpengaruh pada kesehatan si kecil, sebagaimana dikutip dari
naturalnews.com. Penggunaan telepon genggam pun menjadi semakin intens seiring dengan bertambahnya teman mereka.
Malah bisa jadi mereka tidur sembari ditemani oleh telepon seluler di bawah bantalnya. Hal ini akan membuat buah hati Anda rentan terkena tumor otak.
Berdasarkan studi, anak kecil memiliki kerentanan yang meningkat terhadap efek radiasi dari telepon seluler.
Alasannya adalah karena mereka memiliki otak yang berukuran lebih kecil serta tulang tengkorak yang lebih tipis. Selain itu, mereka juga memiliki jaringan
otak dengan konduktivitas yang meningkat. Perbedaan fisik inilah yang mempengaruhi jumlah radiasi yang diserap oleh otak.
Mereka cenderung menyerap lebih banyak efek radiasi dari telepon seluler. Terlebih lagi, mereka telah menggunakan telepon seluler pada usia yang masih muda
sehingga menyebabkan waktu penggunaannya dalam kehidupan semakin lama. Dengan kata lain, resiko mereka semakin bertambah. So, pertimbangkan dengan masak
sebelum memberikan hadnphone pada buah hati Anda.
Oleh: Wahyu Wienanda
14/10/2013
Apakah Radiasi Telepon Seluler Meningkatkan Risiko Tumor Otak?
oleh Michael Winata
Saat ini handphone merupakan alat komunikasi yang sangat penting dan penggunaannya terus bertambah luas. Diperkirakan terdapat 5 miliar pengguna handphone di dunia. Jumlah yang besar ini menimbulkan kekhawatiran mengenai efek radiasi handphone terhadap kesehatan, terutama tumor otak. Ada tidaknya keterkaitan ini menjadi perdebatan di dunia selama beberapa tahun terakhir. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menjawab hal ini, namun hasil penelitian yang didapatkan pun beragam. Penelitian oleh Lahkola dan Klaeboe dkk pada tahun 2007 serta Takebayashi dan Lahkola pada tahun 2008 menujukkan bahwa penggunaan handphone tidak meningkatkan risiko tumor otak. Namun, penelitian oleh World Health Organization (WHO) menunjukkan adanya keterkaitan. Hasil penelitian yang kontradiksi ini dapat dikarenakan berbedanya metode penelitian, waktu penelitian, standar yang berbeda, dan penggunaan variabel penelitian yang berbeda-beda. Efek radiasi handphone terhadap kesehatan otak tergantung pada banyak faktor. Sampai saat ini, terdapat 4 faktor yang paling mungkin berpengaruh terhadap risiko kesehatan otak.
Faktor pertama adalah jenis handphone. Jenis handphone yang lebih berisiko menyebabkan tumor otak adalah handphone dengan Spesific Absorption Rate (SAR) yang besar. SAR adalah besarnya energi radiasi yang diserap oleh jaringan otak. Semakin besar nilai SAR, maka energi radiasi yang diserap otak lebih banyak. Nilai SAR ini bervariasi antar model dan produsen handphone. Nilai SAR yang aman adalah < 1,6 watt/kg.
Faktor kedua adalah tipe antena. Tipe antena yang lebih berisiko adalah tipe antena yang tertanam di dalam handphone, karena memancarkan lebih banyak energi.
Faktor ketiga adalah jarak antara telepon seluler dengan menara pemancar terdekat. Semakin lemah sinyal yang dihasilkan menara pemancar terdekat, maka semakin tinggi energi yang dikeluarkan oleh handphone untuk menjaga kontak dengan jaringan.
Faktor keempat adalah dan sisi kepala dominan yang digunakan saat menelepon. Sisi kepala dominan menyerap 97-99% energi radiasi yang dipancarkan saat menelepon sehingga meningkatkan risiko tumor otak pada sisi kepala dominan tersebut.
Keempat faktor tersebut diketahui berpengaruh terhadap kejadian tumor otak. Namun, masih terdapat banyak faktor lain yang perlu dicari dan diteliti lebih lanjut. Dalam penelitian selanjutnya, masih diperlukan standarisasi yang lebih baik dan waktu penelitian yang lebih panjang untuk mendapatkan hasil yang bermakna dan konklusif.
Karena sampai saat ini belum ada kesepakatan yang disetujui secara luas mengenai hubungan antara radiasi handphone terhadap risiko terjadinya tumor otak, maka yang dapat kita lakukan adalah mengurangi paparan radiasi, yaitu dengan cara:
1. Berbincang menggunakan dengan telepon selular seperlunya.
2. Gunakan mode "speakerphone" (jika memungkinkan) untuk memperjauh jarak antara telepon selular dengan tubuh pengguna selama percakapan.
3. Gunakan telepon seluler yang memiliki antena eksternal (jenis antena dimana antena dapat ditarik memanjang). Antena sebagai tempat menerima dan mengirim sinyal. Telepon seluler yang menggunakan anterna internal menandakan semakin dekatnya antena dengan tubuh pengguna.
4. Melakukan panggilan keluar/menerima panggilan dengan keadaan sinyal yang kuat. Jika aktivitas panggilan dilakukan saat sinyal dalam keadaan lemah, telepon seluler akan mengeluarkan daya yang lebih besar untuk mempertahankan panggilan meskipun sinyal yang tersedia lemah sehingga pengguna akan terpapar radiasi yang lebih besar.
5. Simpan telepon seluler di tempat yang tidak berdekatan dengan tubuh manusia Contohnya dengan menyimpan telepon selular di dalam tas, bukan di kantong celana.
Effects of radiation on the human body
When a mobile device is turned on, it constantly emits magnetic impulses. During a conversation or when sending a text messaging, an additional high frequency radiation is created. Some of the symptoms and health problems that may occur as a result of frequent use of mobile devices and presence of mobile device transmitters* include:
• feeling of heat and numbness around ear
• headaches
• tinnitus
• acoustic nerve tumours
• impaired concentration and memory
• chronic fatigue, sleeping difficulties, depression
• restlessness and heart palpitations
• increased susceptibility to infection
14/10/2013
Karakteristik masyarakat saat ini telah ditandai dengan maraknya penggunaan perangkat teknologi tingkat tinggi. Dengan demikian , orang semakin di bawah pengaruh kabut elektromagnetik atau medan ambien dengan frekuensi yang berbeda, dalam kehidupan sehari-hari mereka. EMG radiasi dapat menyebabkan sejumlah gejala negatif pada tubuh manusia termasuk gangguan konsentrasi, sakit kepala, kelelahan kronis, gangguan sistem endokrin, dan banyak diantara lainnya. Bagi kebanyakan orang, perangkat mobile merupakan sumber potensial terbesar radiasi EMG dengan intensitas medan menengah, yang mungkin memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesehatan manusia. Meskipun risiko, komunikasi selular telah menjadi suatu bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari yang banyak dari kita tidak bisa beraktifitas tanpa menggunakan perangkat selular tersebut.
10 cara untuk mengurangi efek radiasi ponsel :
1 . Gunakan kawat headphone atau speakerphone saat menggunakan ponsel atau Bluetooth.
2 . Batasi waktu yang dihabiskan untuk percakapan telepon selular sampai 30 menit sehari.
3 . Jangan menggunakan ponsel saat pengisian daya berlangsung.
4 . Pegang perangkat mobile sejauh mungkin saat melakukan panggilan.
5 . Jika disimpan di kamar tidur , matikan ponsel selama malam.
6 . Tempatkan telepon darat nirkabel dan unit dasar internet di area pintu masuk , bukan di kamar komunal di mana sebagian besar waktu yang dihabiskan .
7 . Jauhkan perangkat mobile dari anak-anak.
8 . Menjauh dari orang lain sementara mereka menggunakan perangkat mobile , untuk mengurangi paparan radiasi tambahan.
9 . Jauhkan perangkat mobile jauh dari organ reproduksi, dan tubuh bila memungkinkan.
10. Gunakan selalu NESU SMART PHONE CARD.
Radiasi telepon selular meningkatkan risiko kanker otak (glioma)?
Kesehatan Dunia (WHO) stlh melakukan penelitian10 thn blm mendapatkan kesimpulan yang jelas.
Hanya pengguna telepon selular intensif (lebih dari 30 menit per hari) terlihat memiliki risiko glioma yang sedikit lebih tinggi. Namun dalam kelompok ini, terdapat nilai temuan yang hampir tidak mungkin, yang menyebabkan keraguan serius atas keandalan hasil dan semua kesimpulan yang dapat ditarik.
Respons Sejumlah Negara
US FDA, yg menilai bukti ilmiah saat ini belum layak menjadi dasar intervensi, menyarankan menggunakan ponsel seperlunya, & selalu dengan earphone atau perangkat hands-free. Norwegia, Inggris & Israel telah menerbitkan laporan publik yg memperingatkan bahwa ponsel berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, terutama u anak-anak & wanita hamil.
Sejumlah proposal juga telah beredar di Eropa dan Amerika Serikat untuk melabeli ponsel dan perangkat nirkabel lainnya dengan peringatan bahaya produk seperti pada tembakau dan alkohol. Perancis sedang mempertimbangkan untuk melarang iklan telepon seluler yang ditargetkan untuk anak-anak di bawah 12 tahun, dan mungkin melarang penjualan ponsel tanpa earphone.