13/10/2026
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan sindiran kepada Rocky Gerung setelah akademisi yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Sindiran Hotman menjadi sorotan karena menyinggung persoalan konsistensi sikap Rocky yang kini berada di lingkungan Istana, tetapi tetap menyampaikan kritik politik.
Melalui akun Instagram pribadinya, , Hotman mempertanyakan sikap Rocky yang meminta orang lain mundur dari jabatan, sementara dirinya sendiri tetap menerima hak keuangan sebagai anggota Wantimpres.
“Penasehat minta yang dinasehatin mundur! Tapi gajinya mau!! Pusing!” tulis Hotman dalam unggahannya.
Pernyataan tersebut menjadi sindiran terbuka terhadap Rocky yang sebelumnya menyarankan agar Gibran meletakkan jabatan sebagai wakil presiden. Hotman menyoroti situasi tersebut sebagai sesuatu yang menurutnya kontradiktif, terlebih Rocky kini telah bergabung dalam jajaran penasihat Presiden Prabowo Subianto.
Sentilan itu juga muncul di tengah perbincangan publik mengenai posisi Rocky di pemerintahan. Selama ini, Rocky dikenal sebagai pengamat politik yang kerap menyampaikan kritik tajam terhadap pemerintah. Namun, setelah dilantik menjadi anggota Wantimpres, ia kini memiliki posisi resmi untuk memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden.
Rocky Gerung Sarankan Gibran Mengundurkan Diri
Sebelumnya, Rocky Gerung menyampaikan pandangannya mengenai polemik yang melibatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menilai pengunduran diri Gibran dapat menjadi langkah politik yang elegan untuk meredam ketegangan dan mencegah persoalan tersebut menyeret Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pernyataannya di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Rocky mengatakan pengunduran diri Gibran dapat menjadi pilihan untuk mengurangi potensi kemarahan masyarakat.
“Alangkah elegannya kalau Gibran mengundurkan diri. Untuk mencegah amuk massa, untuk mencegah Presiden dikait-kaitkan dengan pasangan yang ilegal,” ujar Rocky.
Rocky berpandangan bahwa polemik mengenai persoalan hukum dan politik yang berkaitan dengan Gibran berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat terhadap pemerintahan. Menurutnya, pengunduran diri wakil presiden dapat menjadi cara untuk mencegah Presiden Prabowo ikut terseret dalam kontroversi tersebut.
Ia juga menilai putusan Mahkamah Konstitusi telah mengalihkan sebagian persoalan politik hukum kepada DPR RI. Karena itu, Rocky melihat parlemen berpotensi menjadi tempat pembahasan lebih lanjut atas keresahan yang berkembang di masyarakat.
Meski menyampaikan pandangan keras, Rocky turut mengingatkan masyarakat agar tidak menyalurkan aspirasi melalui tindakan anarkis atau perbuatan yang melanggar hukum. Ia menilai persoalan tersebut perlu disikapi melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan hukum.
Posisi Rocky di Lingkaran Istana Ikut Disorot
Sindiran Hotman Paris semakin menarik perhatian karena Rocky Gerung baru saja dilantik sebagai anggota Wantimpres oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Oktober 2026. Pelantikan tersebut menandai masuknya Rocky ke dalam lembaga yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden.
Sebelum menduduki jabatan itu, Rocky lebih dikenal sebagai pengamat politik, filsuf, dan akademisi yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah. Kehadirannya di lingkungan Istana pun memunculkan perhatian publik, terutama karena reputasinya sebagai sosok yang vokal menyampaikan kritik.
Setelah pelantikan, Rocky menegaskan bahwa perubahan posisi tidak berarti pandangannya ikut berubah. Ia menyatakan tetap akan mempertahankan sikap kritisnya meskipun kini berada di dalam lingkungan pemerintahan.
Pernyataan tersebut membuat sikap Rocky terhadap isu politik tetap menjadi perhatian. Di satu sisi, ia memiliki peran resmi untuk memberikan pertimbangan kepada presiden. Di sisi lain, ia masih menyampaikan pandangan kritis terhadap persoalan yang dinilainya perlu mendapat perhatian pemerintah.
Dalam konteks inilah, sindiran Hotman mengenai gaji dan tuntutan pengunduran diri menjadi sorotan. Hotman mempertanyakan konsistensi sikap Rocky, meskipun komentar tersebut merupakan sindiran pribadi dan bukan penilaian hukum terhadap jabatan yang diemban Rocky.
Berapa Hak Keuangan Anggota Wantimpres?
Selain tugas dan kewenangannya, posisi anggota Wantimpres juga memiliki hak keuangan yang diatur dalam ketentuan pemerintah. Berdasarkan pemberitaan Suara.com mengenai hak keuangan anggota Wantimpres, total gaji dan sejumlah tunjangan yang disebutkan mencapai Rp17,5 juta per bulan.
Rinciannya meliputi gaji sebesar Rp6 juta, tunjangan kehormatan Rp3,3 juta, tunjangan kesehatan Rp2,2 juta, tunjangan pengganti pensiun Rp1 juta, serta tunjangan perumahan Rp5 juta per bulan.
Di luar komponen tersebut, anggota Wantimpres juga memperoleh fasilitas tertentu, termasuk biaya perjalanan dinas dalam dan luar negeri serta kendaraan dinas sesuai ketentuan yang berlaku.
Besaran hak keuangan inilah yang menjadi konteks sindiran Hotman mengenai penerimaan gaji ketika Rocky menyarankan Gibran mengundurkan diri. Namun, penerimaan gaji sebagai anggota Wantimpres merupakan hak yang diatur berdasarkan jabatan, sedangkan saran Rocky agar Gibran mundur merupakan pandangan politik yang ia sampaikan kepada publik.
Polemik ini pun memperlihatkan bagaimana pernyataan tokoh publik dapat memunculkan respons dari figur lain, terutama ketika menyangkut konsistensi sikap dan posisi di pemerintahan.
Hingga pemberitaan tersebut ditulis, sindiran Hotman berfokus pada pernyataan Rocky mengenai pengunduran diri Gibran dan hak keuangan yang diterima anggota Wantimpres. Perdebatan mengenai pandangan politik keduanya menjadi bagian dari dinamika opini publik, sementara persoalan hukum yang mendasarinya tetap perlu dipahami berdasarkan putusan dan ketentuan resmi yang berlaku.
Sumber Suaradotcom